![]() |
| Ribuan Ikan Mati |
Warga Kota Banda Aceh dihebohkan dengan fenomena alam munculnya ikan di permukaan sungai yang belum pernah terjadi selama ini. Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi sungai tersebut untuk menyaksikan pemandangan aneh tersebut yang terletak di Lampaseh Kota, Banda Aceh.
Ikan-ikan kecil itu terapung di permukaan sambil berjalan menuju ke arah laut dan jarak lokasi kejadian dengan muara laut sekitar 3 Km. Sedangkan air laut saat itu sedang pasang dan kejadiannya bermula sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (12/8) dan sampai pukul 23.30 WIB masih ada ratusan warga menjaring ikan tersebut.
Seorang warga Lampaseh Kota yang tinggal berdekatan dengan sungai tersebut, Sabaruddin (30) mengatakan fenomena ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Dia menduga fenomena ini karena terjadi perubahan iklim, sehingga ikan-ikan Jenara yang disebut dalam bahasa Aceh ikan Kadra muncul di permukaan.
"Ini baru pertama terjadi, sebelumnya kami belum pernah melihatnya dan kami sangat kaget atas kejadian tersebut," katanya
Pantauan di lokasi kejadian terlihat ratusan warga sangat antusias mengambil ikan-ikan tersebut dengan menggunakan jaring. Bahkan ada yang lompat ke dalam sungai untuk memasang jaring dan menangkap langsung dalam sungai tersebut.
Sedangkan warga kota Banda Aceh silih berganti berdatangan untuk menyaksikan fenomena alam yang langka tersebut. Bahkan beberapa orang sengaja datang untuk menyaksikan fenomena itu. Hal ini seperti seorang warga yang datang dari Peuniti, Banda Aceh yang jarak dari tempat kejadian sekitar 3 Km.
"Kami sengaja datang ke sini untuk melihat langsung kejadian ini, karena baru pertama terjadi, jadi kami penasaran," jelas Rajab sambil juga ikut membantu rekannya mengambil ikan menggunakan jaring.
Saat ditanyakan apakah warga tidak khawatir mengonsumsi ikan tersebut, Rajab mengatakan tidak khawatir, karena ini ikan laut yang tentunya kecil kemungkinan tercemar zat beracun lainnya seperti akhir-akhir ini terjadi di Aceh Jaya, dimana ikan sungai mati karena keracunan zat besi.
"Itu kan ikan air tawar, jadi ini ikan laut, jadi tidak mungkin tercemar, saya pikir tidak masalah untuk dikonsumsi," tukasnya.
Seorang warga Lampaseh Kota yang tinggal berdekatan dengan sungai tersebut, Sabaruddin (30) mengatakan fenomena ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Dia menduga fenomena ini karena terjadi perubahan iklim, sehingga ikan-ikan Jenara yang disebut dalam bahasa Aceh ikan Kadra muncul di permukaan.
"Ini baru pertama terjadi, sebelumnya kami belum pernah melihatnya dan kami sangat kaget atas kejadian tersebut," katanya
Pantauan di lokasi kejadian terlihat ratusan warga sangat antusias mengambil ikan-ikan tersebut dengan menggunakan jaring. Bahkan ada yang lompat ke dalam sungai untuk memasang jaring dan menangkap langsung dalam sungai tersebut.
Sedangkan warga kota Banda Aceh silih berganti berdatangan untuk menyaksikan fenomena alam yang langka tersebut. Bahkan beberapa orang sengaja datang untuk menyaksikan fenomena itu. Hal ini seperti seorang warga yang datang dari Peuniti, Banda Aceh yang jarak dari tempat kejadian sekitar 3 Km.
"Kami sengaja datang ke sini untuk melihat langsung kejadian ini, karena baru pertama terjadi, jadi kami penasaran," jelas Rajab sambil juga ikut membantu rekannya mengambil ikan menggunakan jaring.
Saat ditanyakan apakah warga tidak khawatir mengonsumsi ikan tersebut, Rajab mengatakan tidak khawatir, karena ini ikan laut yang tentunya kecil kemungkinan tercemar zat beracun lainnya seperti akhir-akhir ini terjadi di Aceh Jaya, dimana ikan sungai mati karena keracunan zat besi.
"Itu kan ikan air tawar, jadi ini ikan laut, jadi tidak mungkin tercemar, saya pikir tidak masalah untuk dikonsumsi," tukasnya.
sumber:merdeka.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda