![]() |
| Massa Mengibarkan Bendera Bulan Bintang |
Banda Aceh - Massa colling down bendera Bintang Bulan di Aceh nyaris memasuki batas waktu yang ditentukan yakni pertengahan Juni 2014 oleh kedua belah pihak antara pemerintah Aceh dan pemerintah Pusat.
Namun, jika colling down kembali terjadi, mantan kombatan GAM Aceh Timur mintya pemerintah Aceh boikot pemilu. "Jika pemerintah aceh dan pemerintah pusat tidak segera menanggapi secara serius masalah bendera Aceh, kami mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) siap mendukung penuh pemerintah Aceh, agar membatalkan pemilihan Presiden mendatang ini," ujar salah satu tokoh KPA Aceh Timur selaku eks kombatan GAM wilayah setempat, Samsul Bahri alias Abu Nawas, Sabtu (17/05). "Kita berharap memasuki pertengahan Juni 2014, Bulan Bintang sudah harus dikibarkan di kantor/instansi pemerintahan di Aceh. Kami anggap masalah ini tidak ditangani secara serius atau main-main," ungkapnya. Mewakili para pejuangan GAM tersebut, meminta Gubernur Aceh bersama DPRA agar segera menuntaskan masalah bendera ini. Menurutnya, masyarakat Aceh dan mantan kombatan sendiri telah menanti-nantikan momen tersebut, hingga colling down yang ketiga kalinya. "Kita berharap Gubernur dan DPRA menyelesaikan segera, karena ini sudah sangat berlarut-larut dan kita telah menanti lama momen itu," demikian pungkas Abu Nawas. "Tentunya, kita tidak menginginkan pemilu itu gagal, tapi jika masalah Aceh ini belum juga terselesaikan seperti bendera, kenapa harus Pilpres di Aceh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda