![]() |
| Tim Persebaya membuat Spanduk Untuk Akli |
Surabaya - Meninggalnya pemain Persiraja Banda Aceh Akli Fairuz membuat sejumlah pihak turut berduka cita. Salah satu diantaranya adalah striker sekaligus kapten Persebaya Surabaya Greg Nwokolo.
Dalam pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo kemarin, kedua tim menggunakan "pita warna hitam" di lengan untuk menunjukkan rasa duka citanya. Tidak hanya itu, sebelum pertandingan di mulai, tim Persebaya membentangkan spanduk yang bertuliskan "REST IN PEACE AKLI FAIRUZ".
Dikonfirmasi usai pertandingan, Greg menyatakan, dirinya berharap kejadian pemain meninggal di Liga Indonesia tidak terjadi lagi. Hal ini bisa dijaga jika pemain saling mengerti, dan respek terhadap lawannya di lapangan.
"Meski saling bertanding di lapangan, pemain sebenarnya bersahabat. Karena itu, sangat tidak bagus jika permainan bertujuan untuk menyakiti lawan. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, karena ini buruk bagi perkembangan sepakbola Indonesia," kata Greg kepada Goal Indonesia.
Sosok naturalisasi asal Nigeria itu juga memberikan contoh, pemain di luar negeri saling respek di lapangan meski berjibaku. Kendati ada emosi, semua tetap normal, dan tidak ada upaya untuk membuat lawan keluar dari lapangan dengan kesakitan.
Pemain yang kini mencetak enam gol itu juga mengetahui jika Akli meninggal dunia dengan menyisakan permasalahan gaji yang belum dibayar oleh manajemen Persiraja Banda Aceh. Kondisi ini harusnya tidak harus terjadi.
"Pemain bekerja maksimal untuk klub, dan manajemen klub harusnya tahu itu adalah kewajiban yang harus diberikan. Saya berharap mereka segera melunasinya," tutup Greg yang menyebut sudah banyak pemain Indonesia meninggal, karena sakit, dan tidak bisa membayar obat akibat gaji belum dibayar.
sumber:goal.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda