Petuah Abu Tumin Untuk Bangsa Aceh

Petuah Abu Tumin Untuk Bangsa Aceh
Abu Tumin

Abu Tumin Blang Blahdeh merupakan salah satu ulama salafi Ahlussunnah Waljamaah kharismatik di Aceh. Murid dari alm. Abuya Syeikh Muda Wali Al-Khalidiy.

Nasehat dan pandangannya begitu menyentuh, Tapi beliau tetap saja merendah. Di usianya yang telah lebih dari 80 tahun, beliau nampak sehat dan segar. Pendengarannya masih sangat jelas. Penglihatannya tajam dan pemikirannya pun cukup jernih.

“Watak masyarakat Aceh sebenarnya dari dahulu tidak pernah berubah. Yang berubah adalah perangainya disebabkan pengaruh budaya global,” tutur Abu Tumin. Tentang perkembangan Aceh masa kini, Abu Tumin juga punya pandangannya tersendiri. Menurut beliau, saat ini Aceh belum memiliki seorang panglima yang dapat menyatukan seluruh komponen masyarakat Aceh. Begitupun dengan panglima yang dapat memupuk kembali kesadaran umara atau negarawan dan ulama sebagaimana dipraktikkan pada masa Sultan Iskandar Muda dahulu.

“Ketika umara atau negarawan dan ulama berjalan sendiri-sendiri, maka dengan sendirinya masyarakat juga akan terpecah dan terbagi ke dalam dua kelompok,” tutur Abu Tumin. “Tapi ketika umara dan ulama sudah memiliki kesadaran untuk bersatu dalam kebaikan, maka ketika muncul suatu keputusan, maka itulah keputusan umara dan ulama. Dengan sendirinya masyarakat juga tidak akan terpecah belah lagi.” Abu Tumin yang merupakan pimpinan Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam, Blang Bladeh, Bireuen, kemudian berpesan kepada masyarakat Aceh agar jangan sampai ada pihak tertentu yang memisahkan masyarakat dengan ulama.

“Pesan kami ulama, bila ada pihak-pihak yang ingin memisahkah masyarakat dengan ulama, nyan adalah racon bagi droe neuh. Nyan pesan lon, nyan pesan lon (itu adalah racun bagi masyarakat. Itu pesan saya, itu pesan saya),” ujar Abu Tumin mengulang-ulang pesannya di hadapan ribuan santri dan warga Paya Pasi, Aceh Timur yang menghadiri muzakarah.

Apabila ada yang memisahkan masyarakat dengan ulama, Abu Tumin melanjutkan, maka yang akan membunuh ulama adalah orang Aceh sendiri. “Han neu pateh neu kalon singoh (kalau tidak percaya, lihatlah yang akan terjadi di masa akan datang),” kata ulama yang usianya paling tua di antara para ulama kharismatik di Aceh ini.

Baca juga informasi lainnya DISINI
Petuah Abu Tumin Untuk Bangsa Aceh Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Zone Aceh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Atas Komentar Anda