1. Lewat Djam Malam
2. Tjoet Nja' Dhien
3. Nagabonar
4. Kereta Api Terakhir
5. Merdeka Atau Mati
6. November 1828
7. Si Pitung
Si Pitung adalah sebuah film Indonesia dirilis tahun 1970 yang disutradarai oleh SM Ardan serta dibintangi oleh Dicky Zulkarnaen dan Paula Rumokoy.
Dan masih banyak lagi film-film indonesia terbaik seperti nagabonar 2,Laskar pelangi,ayat-ayat cinta dan lainnya.
![]() |
| Lewat Djam Malam |
Lewat Djam Malam (Internasional: After the Curfew) adalah film Indonesia yang diproduksi tahun 1954. Film ini menceritakan kisah ketika Indonesia baru saja memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda. Pada masa itu, tentara masih berusaha menguasai keadaan dan menyelenggarakan jam malam di Kota Bandung.
Pada saat itu, Iskandar (diperankan oleh A.N. Alcaff) memutuskan untuk meninggalkan dinas ketentaraan dan memulai kehidupan baru sebagai penduduk sipil dengan meminta pertolongan kekasihnya yang bernama Norma (diperankan oleh Netty Herawati) beserta keluarganya. Akan tetapi, ketika ia berusaha mengontak mantan kawan-kawannya dari dinas ketentaraan untuk mencari pekerjaan, dia baru mengetahui bahwa korupsi telah merajalela dengan mengatasnamakan perjuangan mereka.
Film ini meraih penghargaan bersama sebagai Film Terbaik FFI tahun 1955 bersama dengan film Tarmina. A.N. Alcaff juga berhasil terpilih sebagai Aktor Terbaik dalam ajang yang sama.
2. Tjoet Nja' Dhien
![]() |
| Tjoet Nja' Dhien |
Salah satu film paling fenomenal dalam sejarah perfilman Indonesia. Tjoet Nja' Dhien adalah film drama epos biografi sejarah Indonesia tahun 1988 yang disutradarai oleh Eros Djarot. Film ini memenangkan Piala Citra sebagai film terbaik dalam Festival Film Indonesia 1988. Film ini dibintangi Christine Hakim sebagai Tjoet Nja' Dhien, Piet Burnama sebagai Panglima Laot, Slamet Rahardjo (kakak Eros Djarot) sebagai Teuku Umar, dan juga didukung Rudy Wowor.
Film ini sempat diajukan Indonesia kepada Academy Awards ke-62 tahun 1990 untuk penghargaan Film Berbahasa Asing Terbaik, tetapi tidak lolos dalam pencalonan nominasi. Walaupun begitu, film ini menjadi film Indonesia pertama yang ditayangkan di Festival Film Cannes (tahun 1989).
3. Nagabonar
![]() |
| Nagabonar |
Naga Bonar adalah film komedi situasi tahun 1987 dari Indonesia yang mengambil latar peristiwa perang kemerdekaan Indonesia ketika sedang melawan kedatangan pasukan Kerajaan Belanda pasca kemerdekaan Indonesia di daerah Sumatera Utara.
Salah satu film Indonesia yang layak disebut sebagai masterpiece sepanjang masa.
4. Kereta Api Terakhir
![]() |
| Kereta Api Terakhir |
Sebuah kisah dengan latar belakang gagalnya Perjanjian Linggarjati, yang tentu didekati dengan sikap romantik, baik terhadap kepahlawanan, maupun kisah cinta di baliknya. Markas Besar tentara di Yogya memutuskan untuk menarik semua kereta api yang ada ke Yogya.
Alat angkut ini penting untuk transportasi. Untuk itu ditugaskan Letnan Sudadi, Letnan Firman, dan Sersan Tobing untuk mengawal semua kereta yang akan diberangkatkan dari stasiun Purwokerto, dengan kerja sama Kol. Gatot Subroto. Sudadi mengawal kereta yang pertama, Firman dan Tobing mengawal kereta terakhir.
Perjalanan kereta terakhir yang penuh hambatan ini yang jadi pokok cerita: pengungsi yang memadati kereta, serangan-serangan Belanda, dll. Diutarakan juga kepahlawanan para pegawai kereta api, terutama kondektur Bronto. Dan diselipkan kisah cinta antara Firman dan dua Retno yang ternyata merupakan gadis kembar.
5. Merdeka Atau Mati
![]() |
| Merdeka Atau Mati |
6. November 1828
![]() |
| November 1828 |
November 1828 adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1979 dan disutradarai oleh Teguh Karya. Film ini dibintangi antara lain oleh Slamet Rahardjo, Rachmat Hidayat dan Yenny Rachman. Film ini menceritakan tentang sebuah kelompok penduduk desa di Jawa yang memberontak melawan pemerintahan penjajahan Hindia Belanda. Film ini mengandung tema loyalitas dan pengkhianatan.
7. Si Pitung
![]() |
| Si Pitung |
Dan masih banyak lagi film-film indonesia terbaik seperti nagabonar 2,Laskar pelangi,ayat-ayat cinta dan lainnya.







2 komentar:
film naga bonar salah satu favorit dan kenangan masa kecil tak terlupakan. lucu habis dan ada semangat cinta kepada Tanah Air apalagi ada kata-kata yang sering diucapkan "Apa Kata Dunia" keren tuh, terima kasih sudah sharing
Terimaksih juga atas kunjungan nya..
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda