![]() |
| Mobil Yang Dipakai Untuk Mencuri Lembu |
SIGLI - Tiga orang pengendara minibus Avanza BL 520 PG, Senin (14/7) sekira pukul 01.00 WIB dinihari, dihamok (dihajar) massa di kawasan Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Pidie. Insiden itu terpicu ketika warga menemukan tali di dalam mobil yang terparkir, dan berat dugaan ketiganya adalah komplotan pencuri ternak.
Belakangan terungkap jika mereka berjumlah enam orang, namun tiga orang yang berada di luar mobil berhasil melarikan diri di kegelapan malam. Dari tiga orang penumpang di minibus Avanza itu, dua orang adalah warga sipil, yaitu ID (34) warga Jojo Kecamatan Mutiara Timur, Pidie dan HL (34) warga Gampong Ujong Pasi, Nagan Raya. Keduanya babak belur dihajar massa, sementara satu orang lainnya disebut sebut anggota TNI, yaitu RI yang mengaku berpangkat Serda. “Ketiganya ditemukan di mobil dengan tali di dalamnya. Sehingga unsur pencurian belum terpenuhi untuk menjerat mereka. Kendati, pengakuan mereka memang mau mencuri lembu,” kata Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Ibrahim SH, Senin (14/7).
Katanya, ihwal penangkapan ketiga orang itu, berawal saat warga memeriksa satu mobil Avanza BL 520 PG yang diparkir di dekat rumah warga. Jumlah penumpang mobil enam orang. Tiga bertahan di mobil dan tiga orang di luar mobil. Karena mobil itu tidak bergerak sehingga mengundang kecurigaan warga. Warga akhirnya menghampiri mobil Avanza warna hitam tersebut dan meraka menemukan tali yang menurut warga digunakan untuk mengikat lembu.
Warga tiba tiba emosi berat dengan temuan tali di dalam mobil kala dinihari itu, mereka balik menghajar pelaku di dalam mobil, sementara ketiga pelaku di luar mobil berhasil kabur, walau sempat dikejar warga.
Bukan hanya menghajar tiga orang penumpang Avanza, aksi anarkis itu berlanjut dengan merusak mobil Avanza, sehingga kondisi mobil rusak parah. “Saat ini warga yang berstatus sipil sudah kami amankan di Mapolres Pidie,” katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda