![]() |
| Belgia VS Rusia |
Brasil -- Nampaknya Semangat dapat menjadi modal bagus bagi Belgia untuk menghadapi Rusia. di babak 16 besar akan menjadi jaminan jika Rode Duivels dapat meraih kemenangan atas Rusia. Demi memastikan hal tersebut, Marc Wilmots telah menyiapkan strategi amunisi tepat.
Wilmots menilai permainan Rusia saat ini telah berubah. Baginya, dulu tim 'Beruang Merah' lebih kreatif dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan karena memiliki sosok Andrei Arshavin. Namun hal tersebut diroker dengan lini pertahanan tangguh ala Italia yang dibawa Pelatih Fabio Capello. "Rusia memiliki penyerang-penyerang tangguh dan super cepat. Mereka akan menunggu kesempatan sampai kami lalai. Kami harus tetap solid tandasnya. Kedua adalah menciptakan 5 atau 6 peluang. Baik melalui kemampuan individu atau bola-bola mati, kami harus bisa menciptakan peluang. Kali ini harus lebih efektif," kata Wilmots. Ia pun sedikit membuka rencana untuk memainkan Steven Defour guna menambah kreativitas tim.
"Ini akan menjadi laga yang sangat sulit. Axel mengatakan mereka memiliki banyak pemain bagus. Jika kami ingin lolos, kami harus menang," tambah Marouane Fellaini.
Belgia juga punya modal bagus pada sosok pemain Axel Witsel dan Nicolas Lombaerts. Keduanya sangat memahami gaya bermain Rusia karena bermain untuk Zenit St. Petersburg.
Lombaerts bisa saja bermain sejak menit awal mengisi posisi bek kiri. Jan Vertonghen yang biasanya di posisi itu kemungkinan akan digeser ke jantung pertahanan. Penyebabnya, Vincent Kompany mengalami cedera pada pangkal pahanya. Pun jika tidak bermain, Lombaerts telah membagi kunci untuk menghadapi Rusia.
"Saya mengenal semua pemain di tim Rusia. Saya sedikit terkejut atas materi pemain mereka ketika menghadapi Korea Selatan karena biasanya tidak seperti itu. Pemain Rusia tidak mengandalkan fisik. Mereka lebih bermain di bawah. Pemanfaatan peluang adalah kekuatan mereka," jelas Lombaerts.
Bek yang telah tujuh tahun bermain untuk Zenit St. Petersburg itu mengatakan lini tengah Rusia tidak dihuni nama-nama beken. Menurut Lombaerts skuat asuhan Fabio Capello hanya memiliki dua gelandang dengan postur tinggi dan besar. Seperti dilansir La Libre, Lombaerts menilai keunggulan fisik Belgia dapat menjadi modal mereka untuk memenangi pertarungan di lini tengah.
Namun Lombaerts mengingatkan kekurangan itu diatasi Rusia dengan pendekatan dan permainan yang teroganisir. Umpan-umpan pendek menjadi modal Rusia untuk membongkar pertahanan Belgia.
"Belgia adalah tim yang penuh skil dan tak-tik permainan yang bagus. Tapi kami punya kekuatan sendiri. Kami akan berusaha sekuat tenaga mengeluarkan kekuatan kami saat menghadapi mereka," ungkap gelandang serang Oleg Shatov, dilansir Yahoo Sports.
Di sinilah peran vital Axel Witsel sebagai gelandang bertahan Belgia. Pemuda 25 tahun itu merupakan pemain andalan Wilmots di posisi tersebut. Seperti dilansir Sports Magazine, Witsel mengaku Wilmots meminta dirinya untuk menjadi jenderal lapangan tengah. Wilmots juga menugaskan Witsel bersama Kompany untuk menjadi penggerak ketika harus bertahan.
"Saya menyukai posisi ini di tim nasional. Bola selalu mengalir dari kaki saya karena saya diperintahkan untuk mengatur permainan dan saya bisa melakukan itu karena saya banyak mengolah bola," jelas Witsel, yang pernah bermain di Portugal bersama Benfica.
Score akhir Belgia [1] vs [0] Rusia
Score akhir Belgia [1] vs [0] Rusia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda