![]() |
| Tersangka Oknum Polisi Dan Istri Korban |
SABANG - Wanita estewe alias setengah tua NJ (40) yang sudah memilik tiga orang anak, sukses menggaet daun muda, seorang oknum polisi pula.
Sang wanita diduga kesepian karena suami dalam tahanan, sementara sang
oknum polisi muda punya istri yang disebut-sebut sedang hamil tua. Dan
kloplah antara keduanya.
Hasilnya, Sabtu (24/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB, wanita NJ bersama oknum polisi muda U (27) yang juga personil Polres Sabang, digerebek warga Gampong Ie Meulee Kecamatan Suka Jaya, Sabang, di rumah Nj, Desa Ie Meulee.
Menurut informasi yang diterima Prohaba, kedua anak manusia yang sudah punya pagar ayu masing masing masing itu, dikabarkan sudah berkenalan sekitar dua bulan, terhitung sejak suami NJ menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sabang.
Sejak itu pula oknum polisi U yang disebut sebut berpangkat Bripda itu sering bertandang ke rumah wanita estewe Nj di Ie Meulee.
Karena tak sanggup lagi melihat hal itu, warga Jurung Keramat, Gampong Ie Meulee melakukan mengintaian. Setelah memastikan bahwa di dalam rumah itu ada pria nonmuhrim NJ masuk, warga langsung melakukan penggerebekan, hingga didapat U di dalam rumah.
Saat digerebek itu, oknum polisi U dilaporkan warga ada membawa senjata laras panjang. Kendati memiliki senjata, namun oknum polisi yang juga bertugas sebagai pengaman di salah satu Bank di kota itu, tidak bisa berkutik, karena senjata yang dimilikinya itu langsung diamankan oleh salah seorang warga setempat yang juga bertugas di Mapolres Sabang.
Tak menunda waktu, keduanyapun dibawa ke menasah. Di Menasah itu keduanya dimandikan oleh warga. Oknum polisi itu baru diserahkan ke Polres sekitar pukul 02.00 WIB, setelah dijemput petugas untuk diamankan.
Sementara wanita itu diserahkan kepada suaminya yang pada malam itu juga diantar oleh petugas LP sehubungan masa tahanannya berakhir.
Keuchik Ie Meulee, Ibrahim yang dihubungi membenarkan adanya peristiwa tersebut, namun ia mengaku tidak tahu pasti pukul berapa aksi penggerebekan itu dilakukan warga.
“Saya tidak bisa memberikan penjelasan, karena saat kejadian itu saya tidak di tempat, karena sedang ada acara. Untuk lebih jelasnya tanyakan saja kepada warga,” katanya.
Sementara Kapolres Sabang AKBP Henny Sorta Lubis S Sos yang dihubungi via telpon selular, mengakui telah mengamankan salah seorang anggotanya berinisial U (27).
Oknum polisi berpangkat Bripda itu diamankan setelah digerebek warga Ie Meulee sedang berdua-duan di dalam rumah bersama wanita bukan muhrimnya.
Kapolres menyatakan tetap akan memproses oknum polisi yang melakukan pelanggaran tersebut. Bahkan oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik setelah suami dari wanita itu melaporkan masalah itu ke Polres.
Hasilnya, Sabtu (24/5) malam sekitar pukul 21.00 WIB, wanita NJ bersama oknum polisi muda U (27) yang juga personil Polres Sabang, digerebek warga Gampong Ie Meulee Kecamatan Suka Jaya, Sabang, di rumah Nj, Desa Ie Meulee.
Menurut informasi yang diterima Prohaba, kedua anak manusia yang sudah punya pagar ayu masing masing masing itu, dikabarkan sudah berkenalan sekitar dua bulan, terhitung sejak suami NJ menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sabang.
Sejak itu pula oknum polisi U yang disebut sebut berpangkat Bripda itu sering bertandang ke rumah wanita estewe Nj di Ie Meulee.
Karena tak sanggup lagi melihat hal itu, warga Jurung Keramat, Gampong Ie Meulee melakukan mengintaian. Setelah memastikan bahwa di dalam rumah itu ada pria nonmuhrim NJ masuk, warga langsung melakukan penggerebekan, hingga didapat U di dalam rumah.
Saat digerebek itu, oknum polisi U dilaporkan warga ada membawa senjata laras panjang. Kendati memiliki senjata, namun oknum polisi yang juga bertugas sebagai pengaman di salah satu Bank di kota itu, tidak bisa berkutik, karena senjata yang dimilikinya itu langsung diamankan oleh salah seorang warga setempat yang juga bertugas di Mapolres Sabang.
Tak menunda waktu, keduanyapun dibawa ke menasah. Di Menasah itu keduanya dimandikan oleh warga. Oknum polisi itu baru diserahkan ke Polres sekitar pukul 02.00 WIB, setelah dijemput petugas untuk diamankan.
Sementara wanita itu diserahkan kepada suaminya yang pada malam itu juga diantar oleh petugas LP sehubungan masa tahanannya berakhir.
Keuchik Ie Meulee, Ibrahim yang dihubungi membenarkan adanya peristiwa tersebut, namun ia mengaku tidak tahu pasti pukul berapa aksi penggerebekan itu dilakukan warga.
“Saya tidak bisa memberikan penjelasan, karena saat kejadian itu saya tidak di tempat, karena sedang ada acara. Untuk lebih jelasnya tanyakan saja kepada warga,” katanya.
Sementara Kapolres Sabang AKBP Henny Sorta Lubis S Sos yang dihubungi via telpon selular, mengakui telah mengamankan salah seorang anggotanya berinisial U (27).
Oknum polisi berpangkat Bripda itu diamankan setelah digerebek warga Ie Meulee sedang berdua-duan di dalam rumah bersama wanita bukan muhrimnya.
Kapolres menyatakan tetap akan memproses oknum polisi yang melakukan pelanggaran tersebut. Bahkan oknum tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik setelah suami dari wanita itu melaporkan masalah itu ke Polres.
sumber:prohaba

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda