Siswa SMK Dan SMA Di Bireuen Tawuran

Siswa SMK Dan SMA Di Bireuen Tawuran
SMK dan SMA di bireuen tawuran

Bireuen - Ratusan siswa SMKN 1 Bireuen dan SMAN 2 Bireuen, sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu kemarin (17/5), terlibat tawuran di lingkungan sekolah yang berada di lokasi berdekatan, di kawasan Cot Gapu, Bireuen. Aksi saling lempar ini tidak menimbulkan korban dan kerusakan bangunan, karena cepat dilerai oleh aparat kepolisian, Satpol PP, dan para guru.

Untuk diketahui, di lokasi tersebut terdapat empat sekolah, yakni SMPN 2, SMAN 1, SMAN 2, dan SMKN 1 Bireuen. Meski tidak diketahui siapa yang memulai, namun dipastikan aksi saling lempar ini hanya melibatkan siswa dari dua sekolah, yakni SMAN 2 dan SMKN 1.

Informasi dihimpun Serambi di lokasi, sebelum aksi saling lempar terjadi, seorang warga mengaku melihat dua atau tiga sepeda motor yang dikendarai oleh pemuda yang menggunakan baju persis seragam SMKN 1 Bireuen, datang dari arah barat.

Setibanya di depan SMAN 2 Bireuen, mereka terlihat melemparkan sesuatu ke arah sepeda motor milik siswa SMAN 2 yang parkir. Tak berapa lama kemudian, belasan siswa yang berada di belakang SMAN 2 Bireuen juga saling lempar. Letak SMKN 1 Bireuen di bagian belakang bersebelahan dengan SMAN 2 dan SMAN 1 Bireuen, sehingga sulit terpantau siapa yang memulai.

Di tengah keributan itu, aparat kepolisian, petugas Satpol PP, dan sejumlah guru terlihat berupaya menenangkan para siswanya. Warga mengaku sempat mendengar letusan senjata yang diperkirakan dilepaskan ke udara oleh aparat keamanan untuk membubarkan tawuran. “Ada beberapa kali letusan senjata api laras pendek membubarkan mereka,” kata seorang warga yang sempat melihat aksi saling lempar.

Amatan Serambi, belasan anggota Satpol PP bersama polisi segera turun tangan mengamankan lokasi SMAN 2 Bireuen dan mengarahkan siswa SMKN 1 Bireuen ke ruas jalan negara untuk segera pulang. “Bubar-bubar segera jangan lagi bikin masalah,” kata beberapa anggota polisi.

Sejumlah guru juga terlihat di pagar sekolah masing-masing dan ruas jalan negara untuk mencegah aksi mereka. Kemudian para siswa SMKN 1 Bireuen diarahkan segera meninggalkan kawasan itu dan naik kendaraan umum pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan siswa SMAN 2 Bireuen tidak dibenarkan ke luar pagar. Aparat keamanan dan guru berjaga-jaga dalam kompleks sekolah itu.

Sebelumnya atau tiga hari lalu, aksi saling lempar antara siswa SMKN 1 Bireuen dan SMKN 1 Bireuen juga terjadi, belasan aparat keamanan berjaga-jaga di kedua sekolah.

AWAS, ADA YANG INGIN AMBIL KEUNTUNGAN

Dua insiden tawuran dalam bentuk saling lempar antara siswa SMKN 1 Bireuen dengan SMAN 2 Bireuen, dalam tiga hari terakhir, menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan para guru, orang tua, dan masyarakat. Mereka berharap peristiwa yang terjadi Sabtu kemarin, tidak akan berlanjut lagi.

Kepala SMKN 1 Bireuen, Ir Sulaiman Ismail kepada Serambi mengatakan, pihaknya hingga kemarin belum mendapatkan keterangan pasti penyebab dan pelaku yang memicu terjadinya aksi saling lempar ini. Ia menampik dugaan bahwa siswa SMKN 1 Bireuen yang memulai pelemparan.

“Saya menduga ada yang ingin memancing keributan antara kedua sekolah yang selama ini tidak ada masalah sama sekali. Dugaan kita, setelah ribut, pelaku akan mengambil keuntungan, seperti mencuri sepeda motor atau harta lainnya,” kata Sulaiman.

Perkiraan Sulaiman ini memang tidak berlebihan jika melihat kembali peristiwa tiga hari lalu. Informasi diperoleh, saat itu ada beberapa remaja memakai baju mirip seragam SMKN 1 Bireuen datang ke SMAN 2 Bireuen dan melakukan pelemparan.

Dalam keributan itu, para guru turun tangan untuk melerai. Namun para siswa ini malah lari kucar kacir dengan meninggalkan sepeda motornya. Beruntung, para guru dan polisi cepat bertindak mengamankan sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi. Hanya saja, hingga kemarin, belum ada pihak yang mengambil sepeda motor yang diamankan di Polsek Kota Juang.

Dewan guru berharap siswa tidak mudah terpancing dengan aksi tak berguna. Selain mengganggu proses belajar, juga akan menimbulkan korban jiwa dan harta benda. “Sebaiknya siswa fokus belajar untuk menggapai masa depan. Bukan malah ingin tunjukkan kehebatan fisik dengan sesamanya. Guru juga harus cepat mencari tahu penyebab untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang,” ungkap seorang warga Cot Gapu.


sumber:serambinews.com
Siswa SMK Dan SMA Di Bireuen Tawuran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Zone Aceh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Atas Komentar Anda