![]() |
| Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan |
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan prioritas bagi sarjana yang mengikuti program Sarjana Mendidik Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) untuk menjadi PNS. Selain itu, Juni 2014 Kemendikbud akan membuka lowongan untuk 6 ribu dosen untuk seluruh Indonesia.
Jumlah formasi PNS guru masih dikalkulasikan karena menyangkut banyak pihak. Baik dengan MENPAN RB maupun kebutuhan Pemda akan jumlah guru yang diperlukan.
"Tetapi peserta SM-3T tidak otomatis diangkat menjadi PNS, harus mengikuti tes terlebih dahulu yang diselenggarakan oleh Men PAN)," kata Mendikbud Mohammad Nuh usai kunjungan di SD /SMP Satu Atap di SD Inpres 01 Injemur, Sorong, Papua Barat
Kamis (8/5/2014).
Setiap tahun 3 ribu orang mengajar di berbagai pelosok negeri lewat program tersebut. Mereka direkrut dari perguruan tinggi dengan animo mencapai 9 ribu setiap tahunnya.
Sarjana yang masih berusia muda berusia 22-25 tahun tersebut sangat antusias dengan program tersebut.
"Kita berharap tidak ingin SM3T ini hanya menjadi transit. Sebagian besar peserta otomatismasuk lulus masuk Program Pendidikan Guru (PPG). Tetapi belum tentu lulus PPG dan PNS," ujar M Nuh.
"Men PAN juga sudah menyetujui (mendapat prioritas menjadi PNS) dan ini sudah program yang ke empat kalinya," sambung menteri yang gemar kuliner itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda