![]() |
| DPRK Pidie |
SIGLI - Tujuh perempuan calon legislatif (caleg) bakal mengisi kursi DPRK Pidie periode 2014-2019. Jumlah caleg perempuan tahun ini meningkat dibanding pemilu lima tahun lalu yang hanya mengantar dua kursi untuk kaum hawa ini.
Ketujuh caleg terpilih adalah Siti Hawa diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia dari daerah pemilihan I meliputi Kota Sigli, Pidie, Grong-grong dan Kecamatan Mila. Selanjutnya di dapil II meliputi Simpang Tiga, Peukan Baro, Indra Jaya dan Mutiara, ada dua perempuan unggul. Yakni Munahasyah diusung Partai Aceh (PA), ia juga merupakan anggota dewan sekarang.
Satu nama lainnya adalah Hj Cut Meutia dari Partai Nasdem. Lalu di dapil III juga dua perempuan beruntung yakni Rosmini (PA) dan Nursaadah (Nasdem). Dapil III meliputi Kembang Tanjung, Glumpang Baro, Glumpang Tiga dan Mutiara Timur.
Sedangkan untuk dapil IV dan V masing-masing satu perempuan unggul di daerah pemilihan itu keduanya diusung PA. Keduanya adalah Cut Aja Yusnidat (PA) dapil IV (Titeu, Tiro, Sakti, Keumala, Tangse, Geumpang dan Mane). Lalu, Elidawati lolos di dapil V (Delima, Batee, Padang Tiji dan Muara Tiga).
Sekretaris Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, Drs Bakhtiar ditemui Serambi, Rabu (23/4) mengatakan, itu masih prediksi sementara. Sebab, pihak KIP Pidie akan berangkat ke Banda Aceh guna melakukan pleno di KIP Provinsi.
Ia menambahkan, banyaknya perolehan suara perempuan tak lepas dari sistem pemilu saat ini yang mengharuskan ada keterwakilan perempuan di dewan sehingga memberi ruang lebih besar perempuan untuk bisa terpilih.
“Perempuan juga menjadi kepercayaan publik sehingga perlu didukung,” tukas Bahktiar di Kantor KIP Pidie, sesaat sebelum bertolak ke Banda Aceh.
Sementara itu, data dihimpun Serambi kemarin, hasil pleno rekapitulasi KIP Pidie untuk posisi 40 kursi DPRK sebagian besar adalah wajah baru. Malah, ada juga mantan anggota dewan periode 1999-2004 kini terpilih lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Atas Komentar Anda